Blog
Perkuat Kesehatan Mental Mahasiswa,Tim Bimbingan Konseling IPB University Gelar Pelatihan Konselor Sebaya
BOGOR – Tim Bimbingan Konseling (TBK) IPB University menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Konselor Sebaya pada Minggu (26/4) di Ruang TBK IPB, Gedung Teaching Lab lantai 2, Kampus IPB Dramaga. Kegiatan ini merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan kampus yang suportif dan peduli terhadap kesehatan mental mahasiswa.
Konselor Sebaya merupakan wadah mahasiswa di bawah naungan TBK, Direktorat Kemahasiswaan IPB University, yang berfokus pada pendampingan kesehatan mental dan kesejahteraan mahasiswa melalui pendekatan sebaya.
Mengusung tema “Temu Perdana Konselor Sebaya 2026”, kegiatan ini bertujuan membekali para konselor mahasiswa dengan wawasan dan keterampilan konseling yang lebih mendalam. Salah satu fokus utama pelatihan adalah pemahaman mengenai self-healing journey sebagai bagian dari upaya mencintai diri sendiri (self-love). Hadir sebagai narasumber, Astri Kartika, praktisi kesehatan mental tersertifikasi hipnoterapis BNSP dan Emotional Freedom Technique (EFT), menjelaskan bahwa proses penyembuhan diri merupakan hal penting dalam menjaga kesehatan mental.
“Dunia adalah ruang belajar yang menguji berbagai emosi. Kunci kesehatan mental dan kesejahteraan adalah kemampuan untuk menerima dan berserah diri,” ujarnya.
Dalam sesi materi, Astri menekankan beberapa poin penting bagi konselor sebaya, antara lain pentingnya validasi emosi, mendorong individu untuk tetap melangkah di tengah kesulitan, serta membangun koneksi spiritual sebagai fondasi ketenangan batin.
Kegiatan ini dibuka oleh Yusalina selaku Asisten Direktur Kesejahteraan Mahasiswa. Melalui pelatihan ini, para Konselor Sebaya diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pendampingan awal bagi mahasiswa yang menghadapi tantangan akademik, non-akademik, maupun personal, dengan supervisi dari konselor profesional. Salah satu peserta, Agung Gustia Dinata (FAPET 59), menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan banyak pembelajaran bermakna.
“Kita perlu mampu mengelola diri sendiri sebelum membantu orang lain. Jangan seperti lilin yang menerangi tetapi membakar diri, melainkan seperti matahari yang memberi terang sekaligus tetap kuat,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Putri Andini (Fahutan 61) yang menilai pelatihan ini meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mencintai diri sendiri sebelum membantu orang lain. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat semangat konselor sebaya dalam mendampingi mahasiswa IPB. Kegiatan ini diikuti oleh 15 mahasiswa anggota Konselor Sebaya dengan antusias. Ke depan, diharapkan para peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga dalam menciptakan atmosfer kampus yang lebih sehat secara mental. Bagi mahasiswa yang membutuhkan teman berbagi terkait perkuliahan maupun kondisi personal, layanan Konselor Sebaya TBK IPB dapat diakses melalui tautan pada akun Instagram resmi @tbkipb.
