Blog
Mahasiswa FEM Raih Juara 3 Nasional Videografi VSE 2025 Melalui Konten Edukatif Mengenai Isu Kesehatan Berkelanjutan
BOGOR | Tim mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Manajemen yang beranggotakan Dwi Maylani, Dayana Putri Timernur Restu Agniyani Hasanah, dan Balqis Cahya Syafitri berhasil mengukir prestasi di kancah nasional. Mereka sukses meraih predikat Juara 3 dalam kategori lomba Videografi pada ajang Veterinary Scientific Event (VSE) 2025. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (IMAKAHI) Universitas Riau dan mencapai puncaknya pada tanggal 20 Desember 2025.
Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, riset mendalam, serta kreativitas yang tidak terbatas dalam mengolah isu kesehatan menjadi visualisasi yang menarik. Mereka sukses meraih predikat Juara 3 dalam kategori lomba Videografi pada ajang Veterinary Scientific Event (VSE) 2025. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa dari disiplin ilmu ekonomi dan manajemen mampu bersaing dan memberikan perspektif baru dalam isu-isu kesehatan veteriner yang biasanya didominasi oleh rumpun sains. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (IMAKAHI) Universitas Riau dan mencapai puncaknya pada tanggal 20 Desember 2025.
VSE 2025 merupakan ajang perlombaan nasional yang dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide kreatif, inovatif, dan ilmiah, khususnya di bidang kesehatan veteriner. Ajang ini telah menjadi barometer penting bagi pengembangan kompetensi mahasiswa di Indonesia dalam merespons tantangan kesehatan global. Pada tahun ini, kompetisi mengusung tema besar “Beyond Boundaries: Integrating Human, Animal, and Environmental Health for a Sustainable Future”. Pemilihan tema ini sangat krusial mengingat tantangan pandemi dan krisis lingkungan yang menuntut aksi nyata dari generasi muda. Melalui tema tersebut, para peserta ditantang untuk mengeksplorasi dan menyampaikan gagasan mengenai pentingnya pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan secara holistik. Tantangan tersebut dijawab oleh tim dengan menyusun naskah yang kuat dan pengambilan gambar yang estetik namun tetap sarat akan makna edukasi bagi masyarakat luas.
Dalam karyanya, tim ini berhasil mengembangkan kreativitas melalui media visual yang edukatif dan inspiratif sesuai dengan visi kompetisi. Video yang mereka produksi berhasil menarik perhatian juri karena kemampuannya dalam membedah isu-isu teknis kesehatan melalui gaya bahasa visual yang mudah dipahami oleh orang awam. Keberhasilan mereka meraih posisi tiga besar membuktikan kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan pesan-pesan ilmiah yang kompleks menjadi konten yang menarik bagi publik. Sinergi antara Dwi, Dayana, dan Balqis menunjukkan bahwa manajemen tim yang baik merupakan kunci utama dalam menghasilkan karya yang solid di bawah tekanan perlombaan tingkat nasional. Selain membawa pulang gelar juara, partisipasi ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap isu kesehatan berkelanjutan demi mewujudkan masa depan yang penuh inovasi. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya lintas disiplin dan tidak ragu untuk mengeksplorasi isu-isu global yang berdampak bagi kelangsungan hidup manusia.
Keberhasilan tim mahasiswi ini dalam ajang VSE 2025 secara langsung berkontribusi pada pencapaian beberapa poin Sustainable Development Goals (SDG), terutama SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Melalui konten videografi edukatif bertema One Health, mereka membantu mendiseminasikan informasi mengenai pentingnya integrasi kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan, yang merupakan pilar utama dalam mencegah zoonosis dan menjamin kesejahteraan global. Selain itu, partisipasi lintas disiplin ilmu dari Fakultas Ekonomi dan Manajemen ke ranah kesehatan veteriner menunjukkan implementasi nyata dari SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), di mana kolaborasi antarsektor dan pertukaran pengetahuan menjadi kunci dalam menciptakan inovasi serta solusi berkelanjutan demi masa depan bumi yang lebih baik.
