Kick-Off OMB Angkatan 63, IPB University Bekali Mahasiswa Baru Hadapi Kehidupan Kampus

Bogor | IPB University resmi membuka rangkaian Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) Angkatan 63 melalui kegiatan Kick-Off OMB yang diselenggarakan secara daring pada Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi Sobat Dipta 63 untuk memahami kehidupan kampus, mulai dari sistem akademik, layanan mahasiswa, tata tertib, pengembangan diri, hingga persiapan karier dan kesehatan selama menempuh pendidikan di IPB University.

Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan Slamet, S.TP., M.Si., menyampaikan sambutan kepada mahasiswa baru Angkatan 63 sebagai anggota baru keluarga besar IPB University. Ia menegaskan bahwa memasuki perguruan tinggi bukan sekadar memulai proses belajar di bangku kuliah, tetapi juga merupakan awal pembentukan karakter, pengembangan kapasitas diri, dan pembelajaran mengenai tanggung jawab sebagai bagian dari sivitas akademika.

Selama Kick-Off berlangsung, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai direktorat, departemen, dan unit kerja yang akan mendukung perjalanan akademik maupun nonakademik mereka. Beragam materi disampaikan, meliputi administrasi pendidikan, layanan digital kampus, tata tertib mahasiswa, layanan kemahasiswaan, pengembangan karier dan kewirausahaan, hingga fasilitas kesehatan.

Pada sesi akademik, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai berbagai aspek administrasi perkuliahan, seperti registrasi ulang, pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), status akademik, sistem perwalian, cuti, masa studi, sampai persyaratan kelulusan. Pemahaman terhadap prosedur akademik sejak awal ditekankan sebagai bekal penting agar proses studi dapat berjalan dengan baik.

Mahasiswa juga dikenalkan dengan Student Portal sebagai pusat layanan akademik yang digunakan untuk mengakses jadwal kuliah, pengisian KRS, nilai, hasil studi, serta berbagai informasi akademik lainnya. Selain itu, mereka diingatkan untuk selalu memperhatikan kalender akademik, aktif berkonsultasi dengan dosen pembimbing akademik, serta memenuhi kewajiban administrasi pada setiap semester.

Tidak hanya itu, mahasiswa baru juga diperkenalkan pada ekosistem digital IPB University. Satu akun IPB menjadi pintu akses ke berbagai layanan, di antaranya IPB Access, Eduroam, Google Workspace for Education, Microsoft 365, Learning Management System (LMS), hingga aplikasi IPB Mobile for Student.

Melalui aplikasi tersebut, mahasiswa dapat memanfaatkan berbagai fitur, seperti Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) digital, IPB Maps, pencarian lokasi gedung, informasi posisi bus kampus, dan layanan pendukung aktivitas akademik lainnya. Dalam kesempatan ini, mahasiswa juga diimbau untuk menjaga keamanan akun pribadi dan tidak membagikan informasi akses kepada pihak lain.

Melalui pemaparan dari Direktorat Kemahasiswaan, Sobat Dipta 63 diajak mengenal beragam peluang pengembangan diri yang tersedia di IPB University. Kesempatan tersebut meliputi pembinaan prestasi, organisasi kemahasiswaan, kepemimpinan, olahraga, seni, beasiswa, layanan konseling, hingga berbagai program kesejahteraan mahasiswa.

Penerapan Kurikulum K2025 Multistrata juga membuka ruang belajar yang lebih luas melalui berbagai aktivitas di luar kelas. Pengalaman seperti mengikuti kompetisi, konferensi, magang, proyek independen, kewirausahaan, pengabdian kepada masyarakat, organisasi, maupun kepanitiaan dapat diakui sebagai bagian dari proses pembelajaran dan dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS) sesuai ketentuan yang berlaku.

Semangat “Banyak Panggung, Banyak Peluang Berprestasi” turut diperkenalkan sebagai ajakan bagi mahasiswa untuk berani mengeksplorasi potensi diri. IPB University menyediakan berbagai wadah, mulai dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Pemilihan Mahasiswa Berprestasi, kompetisi tingkat nasional maupun internasional, pelatihan pengembangan diri, hingga organisasi kemahasiswaan sebagai ruang aktualisasi.

Persiapan menuju dunia kerja juga menjadi salah satu fokus dalam Kick-Off OMB. Melalui berbagai program, seperti IPB Career Catalyst, IPB Talent Connect, job fair, program magang, pelatihan karier, dan layanan konsultasi, mahasiswa didorong untuk mulai mengenali minat, mengembangkan kompetensi, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional sejak dini.

Sementara itu, bagi mahasiswa yang memiliki minat di bidang kewirausahaan, IPB University menyediakan sejumlah program, antara lain Program Mahasiswa Wirausaha, Startup School, Student Innopreneur, serta Komunitas Entrepreneur. Berbagai program tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide bisnis, membangun jejaring, menguji model usaha, hingga menciptakan peluang bisnis sejak masa perkuliahan.

Selain membuka berbagai kesempatan, mahasiswa baru juga dibekali pemahaman mengenai tata tertib kehidupan kampus. Berpedoman pada Peraturan Rektor IPB Nomor 45 Tahun 2025, tata tertib disusun sebagai landasan dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, tertib, dan menjunjung tinggi integritas.

Dalam sesi tersebut, disampaikan pula pesan bahwa kebebasan selalu berjalan beriringan dengan tanggung jawab. Mahasiswa memiliki ruang untuk belajar, berorganisasi, menyampaikan gagasan, dan mengembangkan diri, namun seluruh kebebasan tersebut harus dijalankan dengan menghormati hak orang lain, menjaga integritas akademik, menaati peraturan, serta mengamalkan nilai Student First: Trust, Respect, and Responsibility.

Mahasiswa juga diingatkan untuk menghindari berbagai bentuk pelanggaran, seperti plagiarisme, menyontek, pemalsuan dokumen, perjokian, kekerasan, penyalahgunaan narkotika, perundungan, kekerasan seksual, penyebaran informasi palsu, hingga penyalahgunaan akun maupun sistem elektronik. Tata tertib tersebut diposisikan bukan sekadar sebagai aturan yang harus dipatuhi, melainkan sebagai pedoman dalam membentuk karakter mahasiswa yang bertanggung jawab.

Aspek kesehatan turut mendapat perhatian dalam Kick-Off OMB. Mahasiswa baru diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui pengaturan pola tidur, konsumsi makanan bergizi, serta kepedulian terhadap kesehatan fisik maupun mental.

Sebagai bentuk dukungan, Klinik IPB Dramaga menyediakan berbagai layanan kesehatan, seperti poli umum, unit gawat darurat, poli gigi, poli gizi, layanan kesehatan ibu dan anak, laboratorium, apotek, telemedicine melalui fitur Halo Klinik, hingga layanan skrining kesehatan mental. Mahasiswa juga dianjurkan untuk memindahkan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) BPJS Kesehatan ke Klinik IPB Dramaga agar lebih mudah memperoleh layanan kesehatan selama menjalani studi.

Secara keseluruhan, rangkaian materi dalam Kick-Off OMB menegaskan bahwa kesiapan menjadi mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik. Integritas, kesehatan, kemampuan beradaptasi, keterampilan sosial, serta kesiapan menghadapi dunia kerja juga merupakan bekal penting yang perlu dibangun sejak awal.

Kick-Off OMB Angkatan 63 menjadi gerbang awal bagi Sobat Dipta untuk mengenal IPB University secara lebih menyeluruh. Dengan memahami sistem, layanan, peluang pengembangan diri, dan tanggung jawab sebagai mahasiswa, mereka diharapkan mampu menjalani perkuliahan secara optimal sekaligus aktif mengembangkan potensi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Melalui Kick-Off ini, perjalanan Sobat Dipta 63 resmi dimulai. Dari ruang virtual menuju kehidupan kampus yang sesungguhnya, mahasiswa baru IPB University Angkatan 63 diharapkan tumbuh menjadi insan yang adaptif, berintegritas, aktif berkarya, dan siap memberikan dampak bagi lingkungan maupun masa depan.