IPB University menjadi Tuan Rumah Seleksi Beasiswa ADik 2026, Siap Dukung dan Wujudkan Pendidikan Inklusif

Bogor, 8 Juni 2026 | IPB University menjadi tuan rumah kegiatan  Seleksi Nasional Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT). Kegiatan ini diikuti oleh 132 perguruan tinggi penyelenggara program afirmasi dengan melibatkan 269 peserta yang terdiri atas pimpinan perguruan tinggi dan operator beasiswa Afirmasi.

Beasiswa ADik adalah program bantuan pendidikan khusus dari pemerintah atau institusi yang bertujuan untuk menciptakan pemerataan akses pendidikan bagi kelompok tertentu yang membutuhkan dukungan lebih. Dalam pembukaan kegiatan, Plt. Kepala PPAPT, Prof. Sandro Mihradi, menyampaikan bahwa program ADik yang dimulai pada tahun 2012 dengan 10 mahasiswa asal Papua terus berkembang sebagai upaya pemerataan akses pendidikan tinggi. 

Rektor IPB, Dr. Alim Setiawan Slamet menyampaikan bahwa seleksi Afirmasi ini harus dibersamai dengan semangat konstitusi (nasionalisme, red) dan semangat mencari berkah. Kegiatan ini merupakan satu kegiatan yg sangat strategis, bukan hanya sekedar pemberian biaya namun juga komitmen untuk pemerataan akses pendidikan sehingga menjadi tugas mulia dan inklusifitas bagi penerima beasiswa, keadilan bagi putra putri terbaik bangsa daerah afirmasi sehingga diharapkan program ini bisa terus dilaksanakan.

Program Afirmasi menjadi salah satu bentuk bagaimana negara memberikan peran bagi akses pendidikan terbaik anak bangsa. Sejak diinisiasi pada tahun 2012, program ini telah memberikan manfaat kepada 10.000 mahasiswa didaerah cakupan program Afirmasi utamanya Papua, 3T, dan Adem. Di tahun 2026 ini, Beasiswa ADik direncanakan akan disalurkan kepada 2.000 calon mahasiswa. Selain penyaluran beasiswa, juga akan dilakukan pemantauan terhadap perkembangan akademik para penerima beasiswa dalam bentuk monitoring dan evaluasi berjangka. Pemantauan ini bertujuan untuk mengawal perkembangan studi mahasiswa afirmasi dan komitmen terhadap penyelesaian studi.

Pada tahun 2026, sebanyak 6.040 pelajar mendaftar sebagai calon penerima beasiswa afirmasi. Dari jumlah tersebut, 5.764 peserta dinyatakan lolos verifikasi administrasi, sementara 495 calon mahasiswa telah diterima melalui jalur SNBP dan SNBT. Melalui proses seleksi yang berlangsung pada 9–10 Juni 2026, perguruan tinggi penyelenggara akan menetapkan penerima Beasiswa ADik untuk kemudian dilaporkan kepada PPAPT.

Program ADik diharapkan terus menjadi instrumen strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas serta memperkuat semangat pemerataan pendidikan di Indonesia.