IPB University Laksanakan Studi Banding Pengelolaan Orkestra Mahasiswa ke UPI

Bandung, 17/04/26 | IPB University melaksanakan kegiatan studi banding pengelolaan orkestra mahasiswa ke Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada Jumat, 17 April 2026, di Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya IPB University dalam mengembangkan potensi mahasiswa di bidang seni dan nonakademik, khususnya melalui rencana pembentukan komunitas orkestra mahasiswa.

Studi banding ini dihadiri oleh jajaran Direktorat Kemahasiswaan IPB University, khususnya Asisten Direktur Pembinaan Karakter, Organisasi Kemahasiswaan, Olahraga, dan Kesenian Mahasiswa bersama tim pembinaan olahraga dan kesenian mahasiswa. Kehadiran tim tersebut mencerminkan komitmen IPB University dalam menyiapkan pengembangan ekosistem kesenian mahasiswa yang terarah, terstruktur, dan berkelanjutan.

Setibanya di UPI, rombongan IPB University disambut langsung oleh Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis, serta Dr. Dody Mohamad Kholid, S.Pd., M.Sn., Dekan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain. Penyambutan tersebut menjadi bentuk dukungan kelembagaan terhadap penguatan kolaborasi antarkampus, khususnya dalam pengembangan kegiatan kemahasiswaan di bidang kesenian.

Melalui kegiatan ini, IPB University memperoleh informasi dan pembelajaran mengenai berbagai aspek pengelolaan orkestra mahasiswa, mulai dari sistem pembinaan, peran dosen pembina, mekanisme latihan rutin, kebijakan penggunaan alat musik, hingga sistem pengadaan, peminjaman, dan perawatan instrumen. Selain itu, diskusi juga membahas dukungan sarana dan infrastruktur yang diperlukan agar pengelolaan orkestra mahasiswa dapat berjalan secara optimal dan berkesinambungan.

Dalam sesi pemaparan, UPI membagikan pengalaman dalam mengelola orkestra mahasiswa yang telah berkembang sejak 2003. Pengelolaan tersebut tidak hanya menitikberatkan pada aspek artistik pertunjukan, tetapi juga pada penguatan organisasi, kesiapan sumber daya manusia, tata kelola alat musik, serta dukungan teknis seperti akustik ruangan dan tata suara. Pengalaman tersebut menjadi referensi penting bagi IPB University dalam merancang model pengelolaan orkestra mahasiswa yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi institusi.

Kegiatan studi banding ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun wadah pengembangan minat, bakat, kreativitas, dan kolaborasi mahasiswa di bidang kesenian. Ke depan, hasil dari studi banding ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan langkah-langkah pengembangan orkestra mahasiswa di IPB University.