Blog
AIESEC in IPB Dorong Literasi Keuangan Pemuda melalui Impact Circle 6.0
Bogor, 9 Mei 2026 — AIESEC in IPB menyelenggarakan Impact Circle 6.0 di Auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), IPB University. Kegiatan ini mengangkat tema “Empowering Youth through Financial Literacy to Build Financial Stability and Future Readiness” sebagai ruang belajar interaktif bagi mahasiswa dan generasi muda untuk memahami literasi keuangan secara lebih aplikatif.
Impact Circle 6.0 menghadirkan talkshow inspiratif bersama Nicholas Audric Adonis Mathew dan Nanda Riswana, dengan Maleeka Ayesha sebagai moderator. Melalui sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya pengelolaan keuangan sejak muda, mulai dari kebiasaan budgeting, pengaturan cash flow, penentuan prioritas kebutuhan, hingga risiko finansial yang kerap dihadapi mahasiswa, terutama bagi mereka yang aktif berorganisasi, bekerja lepas, atau memiliki pendapatan tidak tetap.
Selain talkshow, kegiatan ini juga menghadirkan Focus Group Discussion (FGD) berbasis studi kasus nyata. Peserta berperan sebagai financial consultant yang menganalisis keputusan finansial seorang mahasiswa IPB dalam memilih destinasi program Global Volunteer AIESEC antara Korea Selatan dan Malaysia. Melalui simulasi ini, peserta belajar mempertimbangkan biaya akomodasi, makanan, transportasi, kebutuhan tambahan, perubahan kurs, hingga biaya darurat.
Kegiatan yang dipandu oleh Monza Rayyan dan Hazaelavia Dinara sebagai Master of Ceremony ini turut menghadirkan sesi Brand Moment bersama Oronamin C sebagai mitra pendukung, serta Promotional Space untuk memperkenalkan program Global Volunteer AIESEC. Program tersebut memberikan kesempatan bagi pemuda untuk mengikuti proyek sosial di luar negeri sekaligus mengembangkan kepemimpinan, relasi global, dan kemampuan adaptasi lintas budaya.
Organizing Committee President Impact Circle 6.0, Jeni Natasya, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya perencanaan finansial. Impact Circle 6.0 juga selaras dengan SDG 8 tentang Decent Work and Economic Growth, khususnya target SDG 8.6 yang mendorong pendidikan dan pelatihan bagi pemuda.
Salah satu peserta, Aprilia Praskila, menyampaikan bahwa kegiatan ini terasa informatif dan interaktif. Ia menilai sesi diskusi dan aktivitas praktis membuat peserta lebih mudah memahami cara menerapkan literasi keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Kesan serupa disampaikan Andi Afrian Raditya yang menilai topik ekonomi dan keuangan sangat dekat dengan kebutuhan mahasiswa.
Melalui Impact Circle 6.0, AIESEC in IPB berharap generasi muda semakin menyadari bahwa literasi keuangan bukan hanya tentang mengatur pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga tentang mengambil keputusan strategis, memahami risiko ekonomi, dan mempersiapkan masa depan dengan lebih matang.
