AFC 2026 Hari Ketiga: SMK Madani dan SMK IT Bina Bangsa Sejahtera Raih Kemenangan Meyakinkan

BOGOR – Gelaran Agriculture Futsal Championship (AFC) 2026 memasuki hari ketiga pada Kamis (15/10/2026). Sebanyak tujuh pertandingan sengit antarsekolah tingkat SMA/SMK sederajat sukses menyedot perhatian dengan menghadirkan drama persaingan yang ketat serta hujan gol di lapangan.

Pada pertandingan hari ketiga ini, sejumlah tim berhasil mencatatkan kemenangan telak. SMK Bumi Sejahtera tampil dominan setelah menumbangkan SMK YKTB dengan skor mantap 7–1. Penampilan impresif juga ditunjukkan oleh SMK Madani yang berhasil mengamankan kemenangan 5–1 saat bersua SMAN 6 Bogor. Tak kalah memukau, SMK IT Bina Bangsa Sejahtera sukses menundukkan SMA Insan Kamil Bogor dengan skor meyakinkan 6–1.

Di sisi lain, beberapa laga berlangsung cukup alot dan penuh tensi. SMA Insan Kamil Bogor harus bekerja keras sebelum akhirnya memetik kemenangan tipis 3–2 atas SMAN 1 Leuwiliang. Sementara itu, laga antara SMAN 6 Bogor dan SMAN 1 Jasinga berakhir dengan skor tipis 1–0 untuk keunggulan SMAN 6 Bogor.

Hasil Lengkap Pertandingan Hari Ketiga AFC 2026:

  • SMAN 1 Jasinga (0) – (1) SMAN 6 Bogor
  • SMK YKTB (1) – (7) SMK Bumi Sejahtera
  • SMA Insan Kamil Bogor (3) – (2) SMAN 1 Leuwiliang
  • SMK Madani (5) – (1) SMAN 6 Bogor
  • SMAN 1 Jasinga (4) – (0) SMAN 1 Parung
  • SMK IT Bina Bangsa Sejahtera (6) – (1) SMA Insan Kamil Bogor
  • SMK Bumi Sejahtera (1) – (3) SMK Laboratorium Indonesia

Rangkaian pertandingan hari ketiga ini merupakan bagian dari turnamen Agriculture Futsal Championship 2026 yang berlangsung selama empat hari, yakni pada 13–16 Oktober 2026. Kompetisi tahunan ini diikuti oleh 16 tim sekolah tingkat SMA/SMK sederajat.

Selain sebagai ajang kompetisi olahraga, AFC 2026 diselenggarakan sebagai wadah positif bagi para pelajar untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang futsal, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarsekolah. Melalui turnamen ini, seluruh peserta diharapkan dapat terus mengembangkan potensi diri, mengasah pengalaman bertanding, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas di dalam maupun di luar lapangan.

Kegiatan berlangsung selama dua hari. Hari pertama, 10 Februari 2026, diadakan di Jakarta melalui sesi Live AI Introduction yang dipandu langsung oleh Tom Monroe dan Stuart Kerr dari U-GO Global. Para peserta diperkenalkan pada konsep dasar AI dan penerapannya dalam bidang akademik serta industri kreatif. Sesi ini juga diakhiri dengan networking dinner yang menjadi ruang berbagi pengalaman dan semangat antarpara scholar U-GO Indonesia.

Keesokan harinya, 11 Februari 2026, kegiatan dilanjutkan di IPB University, Bogor, dengan menghadirkan jajaran pimpinan IPB dan tim U-GO Global. Yang turut hadir dalam kesempatan tersebut yaitu Tom Monroe, Stuart Kerr, dan June dari U-GO Global; Ivi Anggraini, Dewi Suryani, Nur Wahyu Arumdani, dan tim dari INOTEK Foundation; serta perwakilan IPB yaitu Prof. Yulin Lestari selaku Direktur Pengembangan Pendidikan dan Teknologi, serta Ibu Puji Mudiana selaku Direktur Pendidikan Internasional IPB.

Pertemuan dibuka dengan sambutan dari Mrs. Fuji yang menyampaikan visi IPB dalam memperluas kerja sama internasional dan pengembangan pendidikan berbasis teknologi. Dalam sesi pengantar, Mr. Tom Monroe menjelaskan sejarah dan nilai-nilai utama U-GO yang berfokus pada dua hal penting: mendorong para scholar untuk menjadi yang terbaik dalam bidang akademik serta mengembalikan manfaat kepada masyarakat melalui kontribusi moral dan sosial. Diskusi dilanjutkan dengan pemaparan Prof. Yulin Lestari mengenai integrasi  AI di kurikulum IPB yang menggabungkan teknologi dan kewirausahaan sosial (social-innopreneurship). U-GO Global dan INOTEK Foundation turut menyampaikan pandangan mengenai potensi kolaborasi lanjutan untuk mendukung mahasiswa dalam mengembangkan inovasi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Lalu selanjutnya pada siang hari dilanjutkan sesi Advanced AI, Stuart Kerr memaparkan penerapan AI dalam pengembangan bisnis dan kewirausahaan. Para peserta diajak memahami pentingnya prompting yang efektif dalam mengoperasikan AI, analisis pasar (market deep dive), penggalian masalah utama (pain point excavator), penyusunan business case, hingga teknik storytelling dalam pitching. Melalui sesi ini, peserta belajar bahwa AI bukan hanya alat otomatisasi, melainkan mitra strategis untuk kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan.

Sebagai tindak lanjut, U-GO memperkenalkan program U-Venture, sebuah inisiatif baru yang mendorong para scholar Indonesia untuk mengembangkan ide bisnis inovatif dengan dukungan teknologi AI. Tiga proyek terbaik dari program ini nantinya akan mendapatkan dana pengembangan untuk menjalankan program percontohan.

Beberapa ide menarik juga muncul dalam sesi tersebut, di antaranya penerapan AI untuk mendukung anak berkebutuhan khusus serta solusi digital bagi pelaku usaha kecil. Setiap ide yang disampaikan menunjukkan semangat khas scholar U-GO yang memadukan kecerdasan, empati, dan komitmen untuk membawa dampak positif bagi masyarakat.

Dalam refleksinya, Stuart Kerr menyampaikan kesan mendalam terhadap para peserta Indonesia, “Saya sangat kagum dengan kualitas para scholar U-GO yang saya temui, dengan ambisi dan semangat hidup mereka, serta pilihan-pilihan sulit yang mereka jalani dengan bahagia dan penuh semangat. Kami merasa terhormat dapat mendukung para pemimpin masa depan Indonesia agar memiliki setiap kesempatan dan alat yang mereka butuhkan untuk meraih impian mereka.” Kegiatan dua hari ini menjadi bukti nyata komitmen U-GO Global, INOTEK Foundation, dan IPB University dalam membuka ruang pembelajaran dan inovasi bagi generasi muda, khususnya perempuan Indonesia. Semangat kolaborasi yang terbangun diharapkan dapat menjadi pijakan bagi terwujudnya masa depan yang lebih cerdas, inklusif, dan berkelanjutan. 05/03-red)