Blog
Perkuat Resiliensi Akademik, IPB University Adakan Evaluasi dan Pendampingan Mahasiswa KIP Kuliah
IPB University melalui Direktorat Kemahasiswaan menggelar kegiatan “Evaluasi Mahasiswa KIP Kuliah Semester Genap TA 2025/2026” sebagai bentuk komitmen dalam mengawal keberhasilan studi mahasiswanya penerima Beasiswa KIP Kuliah. Acara yang berlangsung di Auditorium Andi Hakim Nasoetion (AHN), Kampus IPB Dramaga – Bogor, Senin (9/3) ini, difokuskan sebagai ruang pendampingan bagi mahasiswa penerima manfaat KIP Kuliah.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Deni Noviana, dalam sambutannya menekankan pentingnya daya lenting (resilience) dalam menghadapi dinamika perkuliahan. “Pertemuan ini bertajuk evaluasi tapi makna sejatinya adalah pendampingan. IPB ingin memastikan setiap mahasiswa KIP Kuliah memiliki resilience atau daya lenting yang sangat kuat,” ujarnya. Beliau memahami bahwa perjalanan akademik setiap individu bersifat fluktuatif, sehingga kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang diamanatkan regulasi yaitu Kepsesjen No 7/A/KEP/2025 Bagian H. Evaluasi terhadap Penerima PIP Pendidikan Tinggi – ayat (1) Perguruan Tinggi dan/atau LLDIKTI melakukan evaluasi setiap semester kepada semua penerima PIP Pendidikan Tinggi, meliputi (a) kemampuan akademik penerima PIP Pendidikan Tinggi; (b) kemampuan ekonomi penerima PIP Pendidikan Tinggi; dan (c) kondisi penerima PIP Pendidikan Tinggi
Direktur Kemahasiswaan IPB University, Akhmad Arifin Hadi, turut memberikan motivasi agar mahasiswa memaksimalkan masa studi mereka dengan aktif berorganisasi. “Mahasiswa KIP Kuliah IPB harus aktif, jangan kupu-kupu (kuliah-pulang, kuliah-pulang) saja, tapi bergabung dengan organisasi dan ikut kompetisi. Karena akan menambah jejaring dan menjalin silaturahmi. Manfaatnya tidak hanya dirasakan sekarang, tapi bisa sampai pasca kampus nanti,” tegasnya. Beliau mengingatkan bahwa sebagai penerima dana yang bersumber dari uang rakyat, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan dampak nyata.
Kegiatan ini secara khusus mengundang 170 mahasiswa penerima KIP Kuliah sebagai perwakilan dari seleuruh penerima KIP Kuliah di IPB University. Untuk membangkitkan semangat, ada sesi materi dari Asisten Direktur Kesejahteraan Mahasiswa, Yusalina, yang menyampaikan bahwa mahasiswa IPK IPB University mendapatkan rataan IPK 3,34 di semester gasal TA 2025/2026 serta me-recall kembali hak dan kewajiban penerima KIP Kuliah. Agar tambah semangat, kegiatan juga menghadirkan Hafizh Purnama Putra (Penerima KIP Kuliah FEM IPB 59 sekaligus Duta IPB Batch XI) pada sesi Inspiring Talk yang berbagi strategi manajemen waktu ala mahasiswa KIP Kuliah untuk berdampak secara akademik dan kemahasiswaan. Sesi ini dipandu oleh M. Apip Fathin Ridho (Penerima KIP Kuliah Faperta IPB 59, sekaligus Wakil Presiden Mahasiswa 2026). Sesi Hafizh menekankan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui agenda rutin ini, IPB University berharap dapat terus mencetak generasi unggul yang mampu menjaga capaian akademik secara stabil hingga lulus tepat waktu. Hal ini selaras dengan jargon institusi dalam menginspirasi inovasi dengan integritas (Inspiring Innovation with Integrity).
Beasiswa KIP Kuliah merupakan beasiswa yang diberikan oleh pemerintah untuk mahasiswa yang berasal dari keluarga prasejahtera dengan prestasi akademik baik. Hal ini ditunjukkan salah satunya dengan IPK semester genap TA 2025/2026 sempurna 4,00 dari tujuh belas mahasiswa penerima KIP Kuliah IPB. Keterbatasan ekonomi keluarga tidak menghalangi fokus belajar mahasiswa sehingga bisa mendapatkan nilai sempurna di akademiknya.



