Blog
Brigjen TNI R. Yoga Raharja Ajak Mahasiswa ADik Perkuat Karakter dan Semangat Bela Negara
BOGOR — Sebanyak 61 mahasiswa penerima program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) dari tujuh perguruan tinggi mengikuti sesi Wawasan Kebangsaan dalam rangkaian kegiatan Wawasan Kebangsaan ADik 2026 yang berlangsung pada 1–4 November 2026 di Saung Dolken Resort, Bogor, Jawa Barat.
Sesi ini menghadirkan Brigjen TNI R. Yoga Raharja, S.E., M.M., M.I.Pol., Direktur SDM Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, sebagai narasumber dengan materi bertajuk “Memahami Indonesia: Merawat Persatuan, Menjaga Masa Depan Bangsa.”
Dalam pemaparannya, Brigjen TNI R. Yoga Raharja menekankan pentingnya penguatan kesadaran bela negara di kalangan generasi muda. Menurut materi yang disampaikan, bela negara merupakan tanggung jawab seluruh warga negara yang dapat diwujudkan melalui lima nilai dasar, yaitu cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan kepada Pancasila, kerelaan berkorban, serta kemampuan awal bela negara.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk memandang keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa sebagai kekuatan bangsa. Semangat Bhinneka Tunggal Ika perlu diwujudkan melalui sikap saling menghargai, toleransi, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan Indonesia di tengah berbagai tantangan global.
Selain itu, materi turut menyoroti tantangan kebangsaan pada era digital, seperti penyebaran hoaks, disinformasi, perundungan siber, dan radikalisme digital. Mahasiswa didorong untuk meningkatkan literasi digital, berpikir kritis, serta menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab agar tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memecah belah persatuan.
Brigjen TNI R. Yoga Raharja juga menegaskan bahwa kecerdasan akademik perlu diimbangi dengan pembentukan karakter. “Pintar harus diimbangi dengan karakter,” pesannya kepada para peserta. Hal ini menjadi pengingat bahwa mahasiswa tidak cukup hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga perlu menjunjung tinggi integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, sesi materi turut menampilkan cuplikan film perjuangan pemuda yang mengajak mahasiswa merefleksikan kembali semangat persatuan dan perjuangan generasi terdahulu dalam membangun bangsa.
Lebih lanjut, mahasiswa didorong untuk menjadi agen perubahan dan pelopor bela negara melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui prestasi akademik, inovasi, kegiatan sosial, pengabdian kepada masyarakat, serta upaya menjaga persatuan di lingkungan kampus maupun daerah asal.
Melalui sesi ini, mahasiswa penerima program ADik diharapkan semakin memahami pentingnya wawasan kebangsaan sebagai bekal dalam menghadapi tantangan masa depan. Dengan karakter yang kuat, semangat persatuan, dan kesadaran bela negara, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang berintegritas serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju, dan berdaya saing.







