Blog
LKMM Dasar 2026 Hari Pertama: Know Your Role, Leading Within Your Sphere
Bogor | Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Dasar 2026 memulai rangkaian kegiatannya pada Kamis, 1 Oktober 2026, secara daring pukul 18.30 WIB. Mengusung tema “Know Your Role: Leading Within Your Sphere”, hari pertama berfokus pada pengembangan self-awareness serta pemahaman mahasiswa terhadap peran dan tanggung jawabnya dalam organisasi.
Kegiatan dibuka oleh Dr. Akhmad Arifin Hadi, S.P., M.A., selaku Direktur Kemahasiswaan IPB University. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa memimpin merupakan sebuah seni yang membutuhkan kemampuan untuk mengambil keputusan secara adil dan tepat. Seorang pemimpin perlu mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menentukan langkah dan mengambil keputusan. Beliau juga mendorong para peserta untuk memanfaatkan LKMM Dasar sebagai ruang untuk belajar, berdiskusi, dan bertanya guna memperdalam pemahaman mengenai kepemimpinan.
Rangkaian materi hari pertama diawali dengan “Know Yourself: Understanding Your Leadership Identity” yang disampaikan oleh M. Syahrul Rizki. Materi ini membahas pentingnya mengenali dan memahami diri sendiri sebelum menjalankan peran kepemimpinan dalam organisasi. Kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengarahkan anggota, tetapi juga mencakup pemahaman terhadap nilai-nilai diri, gaya kepemimpinan, cara mengambil keputusan, serta respons terhadap tekanan.
Melalui materi ini, peserta diajak memahami bahwa setiap pemimpin memiliki karakter, kecenderungan, dan prinsip yang berbeda. Kesadaran terhadap aspek-aspek tersebut menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menentukan prinsip yang ingin dibawa selama menjalankan amanah, memahami cara merespons berbagai situasi, serta menjalankan peran kepemimpinan secara lebih sadar dan sesuai dengan karakter dirinya.
Selanjutnya, M. Afif Fathin Ridho menyampaikan materi “Know Your Role: Leading Based on Organizational Mandate”. Materi ini membahas pentingnya kemampuan pemimpin dalam membaca dan memahami ruang organisasi yang dipimpinnya. Selain mampu mengarahkan anggota, seorang pemimpin perlu memahami mandat organisasi, mengenali kebutuhan stakeholder, serta menentukan pendekatan yang tepat dalam menjalankan peran kepemimpinan.
Peserta juga diajak memahami bahwa pendekatan kepemimpinan tidak dapat disamaratakan pada setiap organisasi. Pemimpin BEM, Himpro, UKM, maupun OMDA memiliki ruang lingkup, tujuan, karakteristik, dan tantangan yang berbeda. Oleh karena itu, seorang pemimpin perlu memiliki kemampuan beradaptasi dan memahami konteks organisasinya agar dapat menjalankan tanggung jawab secara relevan serta memberikan dampak yang optimal.
Melalui kedua materi tersebut, peserta diajak memahami bahwa kepemimpinan berawal dari kesadaran terhadap diri sendiri dan dilanjutkan dengan kemampuan membaca konteks organisasi. Pemahaman ini diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan karakter dirinya sekaligus mampu beradaptasi dengan kebutuhan organisasi yang dipimpinnya.
