Blog
Tiga Hari Pembinaan, 234 Mahasiswa Jalur Ketua OSIS IPB Asah Kepemimpinan dan Kerja Sama
Bogor | Sebanyak 234 mahasiswa Jalur Ketua OSIS IPB University mengikuti kegiatan Bela Negara Ketua OSIS IPB 2026 pada Jumat–Minggu (11–13/9). Selama tiga hari, mahasiswa mengikuti berbagai aktivitas yang memadukan pembekalan, praktik lapangan, kerja kelompok, hingga refleksi sebagai bagian dari Program Pembinaan dan Pengembangan Kapasitas Mahasiswa Jalur Ketua OSIS IPB University.
Kegiatan ini menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa Jalur Ketua OSIS untuk membawa pengalaman kepemimpinan yang telah mereka miliki ke dalam konteks kehidupan perguruan tinggi. Berbagai aktivitas disusun untuk memperkenalkan nilai bela negara sekaligus memberikan pengalaman yang menuntut peserta untuk berkomunikasi, bekerja sama, mengambil keputusan, dan menjalankan peran dalam kelompok.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan dan penyematan peserta Bela Negara. Setelahnya, peserta mendapatkan materi Bela Negara dan wawasan kebangsaan yang dilanjutkan dengan forum group discussion (FGD). Peserta juga memperoleh pembekalan survival dan kesehatan lapang serta mengikuti praktik agromaritim.
Pengalaman kepemimpinan kemudian diperkuat melalui materi leadership dan komunikasi profesional. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengikuti praktik leadership dan komunikasi profesional. Pembelajaran tersebut diperkaya dengan sharing session mengenai organisasi kemahasiswaan (ormawa), yang memberikan gambaran mengenai ruang bagi mahasiswa untuk melanjutkan pengalaman kepemimpinannya di lingkungan kampus.
Berbagai aktivitas kelompok turut menjadi bagian dari proses pembelajaran peserta. Mulai dari praktik IDP, penampilan, pelatihan baris-berbaris (PBB), hingga adu yel-yel, peserta dituntut untuk membangun koordinasi dan kekompakan. Tantangan kemudian berlanjut melalui kegiatan pos to pos yang diikuti dengan sesi refleksi Bela Negara dan sidang.
Memasuki rangkaian malam, peserta mengikuti kegiatan peneguhan pesan melalui penyalaan api, menyanyikan lagu “Tanah Airku”, peneguhan pesan, dan pembacaan puisi. Kegiatan ini menjadi bagian dari refleksi atas pengalaman yang telah dilalui peserta selama mengikuti rangkaian Bela Negara.
Pada hari terakhir, kegiatan dilanjutkan dengan outbound dan lilin, sebelum peserta mengikuti upacara penutupan dan awarding. Sejumlah penghargaan diberikan kepada peserta dan warga terbaik dalam beberapa kategori sebagai bentuk apresiasi selama pelaksanaan kegiatan.
Asisten Direktur Kemahasiswaan IPB University menekankan bahwa mahasiswa IPB tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan akademik, tetapi juga perlu aktif, mampu terjun ke masyarakat, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“IPB tidak hanya membutuhkan orang-orang pintar, tetapi juga mahasiswa yang aktif, mau terjun ke masyarakat, dan menjadi pemimpin. Teman-teman yang berasal dari Jalur Ketua OSIS adalah benih-benih pemimpin masa depan. Sejalan dengan inisiasi Prof. Arif Satria, harapannya pengalaman kepemimpinan sebagai Ketua OSIS dapat terus dilanjutkan di IPB, salah satunya dengan aktif di ormawa dan menjadi ketua ormawa,” tuturnya.
Pengalaman selama Bela Negara diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa Jalur Ketua OSIS untuk terus mengembangkan kapasitas dirinya selama berada di IPB University. Dengan pengalaman kepemimpinan yang telah dimiliki sejak sekolah menengah, mahasiswa JATOS diharapkan tidak berhenti pada pengalaman sebagai Ketua OSIS, tetapi mampu mengambil peran yang lebih luas melalui organisasi kemahasiswaan dan berbagai kegiatan di lingkungan kampus.
