Blog
4.300 Mahadipta Nabhaskara Torehkan Rekor MURI Lewat 74 Formasi di Gelora IPB
Bogor | Lapangan Gelora IPB University menjadi saksi salah satu momen terbesar dalam rangkaian Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) IPB 63. Pada hari keempat, sekitar 4.300 mahasiswa baru Mahadipta Nabhaskara bersama-sama mencatatkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui kategori “konfigurasi formasi terbanyak di Indonesia menggunakan media tas jinjing oleh mahasiswa baru”.
Dalam rangkaian bertajuk “Harmony News Record”, sebanyak 74 konfigurasi 3D ditampilkan secara bergantian. Mahasiswa baru memanfaatkan Mahadipta Carry Bag (MACCARY) sebagai elemen utama untuk membentuk berbagai visual dalam skala besar. Setiap perubahan formasi menghasilkan tampilan berbeda yang dapat terlihat secara utuh dari udara.
MACCARY yang digunakan dalam kegiatan ini tidak sekadar berfungsi sebagai bagian dari formasi. Tas serut tersebut turut membawa pesan mengenai kepedulian terhadap lingkungan, sejalan dengan komitmen IPB University dalam mengurangi sampah dan mendorong terciptanya lingkungan kampus yang lebih berkelanjutan.
Pesan yang dihadirkan melalui 74 formasi pun beragam. Mahasiswa baru membentuk visual yang mengangkat tema Global Winner, biodiversitas, perubahan iklim, berbagai capaian IPB University, pengenalan fakultas dan sekolah, ajakan untuk menghentikan kekerasan, hingga representasi Agrisymphony (AGSN).
Dari berbagai sisi Gelora, ribuan mahasiswa tampak bergerak mengikuti arahan untuk membentuk satu konfigurasi ke konfigurasi berikutnya. Pergerakan yang dilakukan secara serentak tersebut menghasilkan rangkaian visual berskala besar yang terus berubah sepanjang pelaksanaan pemecahan rekor.
Setelah seluruh rangkaian formasi berhasil ditampilkan, Senior Manager MURI, Triyono, menyerahkan piagam penghargaan kepada Rektor IPB University sebagai tanda resmi atas keberhasilan pencatatan rekor. Dalam kesempatan tersebut, Triyono turut memberikan apresiasi terhadap capaian IPB University dan konsistensinya menghadirkan pemecahan Rekor MURI sebagai bagian dari tradisi penyambutan mahasiswa baru.
Di balik tampilan 74 formasi yang terlihat spektakuler, terdapat persiapan panjang yang dilakukan oleh panitia. Wakil Koordinator Umum Bidang Konsep dan Inovasi menyampaikan bahwa proses tersebut menjadi pengalaman baru bagi panitia, mulai dari menguji konsep, menghitung serta menentukan grid formasi, hingga memastikan setiap perpindahan konfigurasi dapat terlaksana sesuai rancangan.
Proses persiapan juga diwarnai berbagai tantangan. Konsep yang telah dirancang harus melalui proses uji coba dan perbaikan, sementara koordinasi dengan ratusan panitia perlu dilakukan agar seluruh rangkaian dapat berjalan secara terarah. Setelah melalui berbagai tahapan tersebut, keberhasilan menampilkan seluruh formasi sekaligus mencatatkan rekor menjadi salah satu momen paling emosional bagi panitia. Momen tersebut bahkan disebut sebagai “gong of the gong” dari seluruh kerja keras selama MPKMB IPB 63.
Keberhasilan menyelesaikan seluruh formasi juga disambut antusias oleh mahasiswa baru. Begitu pemecahan rekor dinyatakan selesai, suasana Gelora IPB University dipenuhi sorak-sorai, tawa, dan haru dari Mahadipta Nabhaskara yang telah menyelesaikan rangkaian tersebut bersama-sama.
Suasana kemudian beralih menjadi perayaan. Dengan arahan para Panglima Nabhaskara, mahasiswa baru kembali menyuarakan yel-yel kebanggaan kelompok masing-masing. Gelora yang sebelumnya dipenuhi konsentrasi dan koordinasi dalam membentuk formasi berubah menjadi ruang selebrasi.
Mahasiswa baru memanfaatkan momen tersebut untuk mengabadikan kebersamaan. Sebagian berfoto di tengah lapangan bersama teman-teman, sementara lainnya membuat berbagai konten kreatif, termasuk mengikuti tren “Gapapa Pede, yang Penting IPB”.
Pada akhirnya, Harmony News Record tidak hanya menjadi tentang pencapaian sebuah rekor. Sebanyak 74 formasi menjadi representasi dari kolaborasi ribuan mahasiswa baru, ratusan panitia, kreativitas, kerja keras, serta pesan mengenai keberlanjutan yang dirangkai dalam satu momentum. Di balik visual yang tampak megah dari udara, terdapat pula proses panjang, berbagai tantangan, tangis haru, dan rasa bangga dari mereka yang turut mewujudkan pemecahan Rekor MURI tersebut.
