FW IPB University Sukses Menyelenggarakan Sarasehan Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia

Sesi Foto Bersama pada Sarasehan HMPI

Forum Mahasiswa Pascasarjana (FW) IPB University sukses menyelenggarakan Graduate Forum: Sarasehan Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan ini mengangkat tema ¨Sapa Pascasarjana Indonesia: Berbagi Visi, Membangun Koneksi, Merajut Kolaborasi¨. Kegiatan yang berlangsung secara daring ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai Himpunan Mahasiswa Pascasarjana di Indonesia.

Ketua Umum FW IPB University, Rizma Ilfi, M.I.Kom memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya Ia mengatakan bahwa sudah lama mencanangkang kegiatan Graduate Forum ini, sebab Ia yakin bahwa dengan bersatunya mahasiswa pascasarjana di Indonesia akan akan memberikan dampak yang sangat besar untuk perguruan tinggi dan Indonesia.

Sambutan Ketua FW pada Sarasehan HMPI

Puncak pada kegiatan ini adalah sesi diskusi. Wakil Ketua bidang Komunikasi dan Kerjasama FW IPB University, Sultansyah Simbala, S.P. bertugas sebagai pemandu jalannya diskusi. Ia mulai diskusi dengan sebuah kalimat tanya “Apa gunanya kecerdasan kolektif itu jika kita semua memilih untuk hidup dan berjalan sendiri-sendiri di dalam menara gading almamater kita masing-masing?”

“Sejak tahun 2020, wadah komunikasi formal berskala nasional yang seyogyanya menjadi rumah besar kita, yaitu Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI), sudah vakum selama 6 tahun sehingga dampaknya nyata, kehadiran kami sebagai FW IPB University, sebagai penginisiasi kembali kepada forum ini bukan sebagai pemimpin tunggal, bukan pendikte, namun mencoba mengantarkan selembar kertas yang siap agar kita bisa dirancang bersama menjadi gagasan terbaik dari himpunan yang rekan-rekan pimpin.”

Menanggapi pertanyaan yang dipantik oleh moderator, perwakilan Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Padjadjaran (UNPAD), Sandewa Jopanda, S.Sos memberikan apresiasi atas adanya dialog  nasional yang diinisiasi oleh FW IPB University. Ia mengatakan bahwa forum nasional untuk mahasiswa pascasarjana sangat penting untuk bisa menjadi wadah menjawab kebutuhan saat ini.

“Banyak sekali hal yang bisa perbuat oleh mahasiswa pascasarjana, misal ketika banyak sekali problematika yang dialami oleh Indonesia saat ini. Saya sangat mendambakan adanya kembali forum nasional pascasarjana. Agar kita bisa berkolaborasi dan menjawab berbagai macam tantangan. Mahasiswa pascasarjana saya harapkan tidak hanya terkungkung oleh ruang kampus, namun dapat membumi, ikut andil melayani keresahan masyarakat di bawah,” ujarnya dengan nada yang mantap.

Diskusi semakin hangat dengan argumentasi bergantian yang dilontarkan oleh masing-masing perwakilan himpunan mahasiswa pascasarjana. Pada akhirnya semua sepakat untuk menindaklanjuti kembali lahirnya forum nasional mahasiswa pascasarjana.

Menutup rangkaian diskusi panjang tersebut, moderator menyampaikan bahwa momentum ini menjadi penanda lahirnya kesadaran kolektif di kalangan insan akademis tertinggi. Forum Mahasiswa Pascasarjana se-Indonesia hadir sebagai respons konkret atas kebutuhan ruang kolaborasi yang solutif. Melalui sinergi lintas disiplin ilmu, forum ini diproyeksikan menjadi episentrum pemikiran kritis dan motor penggerak perubahan yang siap menjawab berbagai tantangan zaman di masa kini dan masa depan.