Dari Bogor ke Makassar: Mahasiswa IPB University Pulang Bawa Gelar Juara Ajang Business Project 6.0 Universitas Negeri Makassar

BOGOR | Delegasi mahasiswa IPB University berhasil mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang nasional Business Project 6.0 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis (Himanis) FIS-H Universitas Negeri Makassar (UNM). Dalam kompetisi yang berlangsung pada 19-22 April 2026 tersebut, dua tim perwakilan mahasiswa sukses membawa pulang gelar Juara 1 dan Juara 2 pada kategori National Business Plan Competition (NBPC).

Business Project 6.0 merupakan agenda tahunan Himanis FIS-H UNM yang bertujuan untuk menjadi wadah bagi mahasiswa di seluruh Indonesia dalam menyalurkan ide kreatif dan solutif di bidang bisnis dan kewirausahaan. Kompetisi Business Project 6.0 tahun ini menjadi medan persaingan ketat bagi berbagai universitas di Indonesia. Bertempat di Hall Pascasarjana UNM, Makassar, para peserta ditantang untuk memaparkan inovasi bisnis yang aplikatif dan memiliki daya saing tinggi di pasar modern.

Gelar tertinggi, Juara 1 NBPC, berhasil diraih oleh tim yang diketuai oleh Muhammad Steve Pegasus (K1401231004) bersama anggotanya, Nurul Afifah (K1401231013) dan Alisa Muthia Azzahra (K1401231074). Inovasi bisnis yang mereka tawarkan berhasil memikat dewan juri dan mengungguli puluhan finalis lainnya dari berbagai daerah.

Tak berhenti di situ, prestasi gemilang juga diraih oleh tim kedua yang beranggotakan Muh. Dzulfaiq Abrar (K1401241177), Putu Meita Pridayanti (F3401241006), dan I Kadek Krisna Adi Sueta (K1401241004). Mereka sukses menyabet gelar Juara 2 NBPC, memperkokoh posisi institusi sebagai pusat pengembangan talenta wirausaha muda.

Keberhasilan ini merupakan buah dari persiapan matang dan sinergi yang kuat antar anggota tim. “Pencapaian ini bukan sekadar tentang kemenangan, tetapi tentang bagaimana ide bisnis kami dinilai layak untuk memberikan dampak nyata,” ujar perwakilan pemenang.

Capaian ini diharapkan dapat memacu semangat mahasiswa lainnya untuk terus aktif berpartisipasi dalam kompetisi nasional maupun internasional. Hal ini juga sejalan dengan komitmen universitas dalam mendukung peningkatan kapasitas mahasiswa di bidang profesionalisme dan kewirausahaan. Keberhasilan yang diraih menjadi bukti nyata bahwa inovasi yang lahir dari bangku perkuliahan mampu menjawab tantangan industri di masa depan.

Business Project 6.0 tahun ini mengusung tema sentral yang berfokus pada adaptasi bisnis di era digital dan keberlanjutan. Sebagai penyelenggara, Himanis FIS-H UNM merancang kompetisi ini tidak hanya sebagai ajang adu bakat, tetapi juga sebagai ruang edukasi. Rangkaian acara dimulai dari tahap seleksi berkas dan proposal bisnis yang diikuti oleh ratusan tim dari seluruh penjuru nusantara. Setelah melalui kurasi ketat oleh akademisi dan praktisi, terpilihlah para finalis yang berhak terbang ke Makassar untuk mempresentasikan ide mereka secara langsung (offline).

Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis (Himanis) FIS-H UNM selaku panitia pelaksana menunjukkan profesionalisme tinggi dalam mengelola acara berskala nasional ini. Selain kompetisi Business Plan, rangkaian Business Project 6.0 juga dimeriahkan dengan seminar kewirausahaan yang menghadirkan tokoh bisnis inspiratif serta sesi field trip bagi para peserta untuk mengenal budaya dan potensi ekonomi lokal di Sulawesi Selatan. Upaya Himanis ini bertujuan untuk mempererat jejaring antar mahasiswa administrasi bisnis dan rumpun ilmu terkait di seluruh Indonesia.

Bagi mahasiswa IPB University, kemenangan ini menambah deretan panjang prestasi di bidang kewirausahaan. Dukungan dari dosen pembimbing dan fasilitas inkubasi bisnis di kampus turut berperan penting dalam mempertajam analisis pasar dan kelayakan finansial dari ide bisnis yang dipresentasikan. Presentasi yang dibawakan oleh Muhammad Steve Pegasus dan kolega dinilai unggul karena mampu mengintegrasikan teknologi modern dengan solusi lingkungan, sebuah aspek yang menjadi poin krusial dalam penilaian juri tahun ini.

Dengan berakhirnya Business Project 6.0, diharapkan sinergi antara universitas dan organisasi mahasiswa seperti Himanis UNM dapat terus berlanjut guna mencetak generasi “sociopreneur” yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, namun juga pada solusi sosial. Kesuksesan delegasi IPB di Makassar menjadi pengingat bahwa kerja keras, riset mendalam, dan keberanian untuk berinovasi adalah kunci utama dalam memenangkan persaingan di kancah nasional.