Blog
Wujudkan Iklim Kolaborasi Ormawa Berdampak dan Resilien, Ditmawa Gelar Pertemuan dengan Pembina Ormawa Periode 2025/2026.
Bogor, 2 April 2026 | Direktorat Kemahasiswaan IPB University menggelar Rapat Bersama Pembina Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026 pada 2 April 2026. Pertemuan ini menjadi langkah strategis institusi untuk menyamakan visi dan memperkuat pendampingan bagi 200 ormawa yang telah resmi dikukuhkan pada 9 Februari lalu. Mengusung semangat “Student First! Trust, Respect, Responsibility”, rapat ini menyoroti pentingnya peran pembina dalam mencetak pemimpin masa depan yang berdampak bagi masyarakat.
Direktur Kemahasiswaan IPB University, Dr. Akhmad Arifin Hadi, SP, MA, dalam sambutannya menekankan bahwa dinamika organisasi mahasiswa saat ini membutuhkan pendekatan yang lebih kreatif. Menurutnya, pembina ormawa bukan sekadar figur pengawas, melainkan mentor yang harus turun tangan memotivasi mahasiswa agar program kerja yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan berdampak. Ia juga menegaskan bahwa mahasiswalah yang paling memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung, sehingga peran pembina adalah memastikan potensi itu tersalurkan dengan baik.
Pada sesi berikutnya, Asisten Direktur Pembinaan Karakter, Ormawa, dan Orsen, Muh. Faturokhman, S.Pt., M.Si., memaparkan secara rinci hak dan kewajiban pembina, baik dari unsur dosen maupun tenaga kependidikan. Ia menjelaskan bahwa tugas pembina mencakup mengarahkan, melakukan evaluasi berkala, serta menjadi kurator substansi dan teknis program ormawa. Sebagai bentuk apresiasi, kampus menjamin pencatatan otomatis aktivitas pembinaan melalui sistem SIM Ormawa yang telah terintegrasi dengan Beban Kinerja Dosen (BKD), sehingga pembina dapat lebih fokus mendorong kegiatan mahasiswa yang mendukung SDGs dan berorientasi pada Global Engagement.
Melengkapi pemaparan tersebut, PIC Ormawa Hazel Tsaqif Kalqaili Zaen menjelaskan langkah-langkah konkret yang disiapkan untuk memfasilitasi kebutuhan administrasi dan pengembangan organisasi. Tahun ini, fokus utama diarahkan pada penyelesaian akar masalah kelembagaan melalui optimalisasi platform SIM Ormawa guna memangkas proses birokrasi persuratan dan keuangan yang selama ini dirasa rumit. Selain itu, skema Ekosistem Inkubasi Ormawa turut disiapkan secara terstruktur, mulai dari LKMM hingga Leadership School, didukung oleh Hibah Kompetitif dan Hibah Non-Kompetitif untuk mengakselerasi inovasi kegiatan mahasiswa.
Melalui rapat ini, komunikasi dua arah antara direktorat dan para pembina diharapkan dapat menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi organisasi kemahasiswaan. Sinergi yang terbangun menjadi landasan penting bagi IPB University dalam mendidik mahasiswanya untuk berpola pikir global dan mendukung Green Sustainability demi masa depan yang lebih berdampak dan resilien.
#OrmawaIPB2026
#OrmawaBeretika
