shadow

Gusti Bima Marlawanto, Ilham Satyabudi, dan Yuandri Trisaputra mahasiswa Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB semester delapan berhasil mengembangkan aplikasi Autocencor Antiporn di mesin pencari seperti Google Chrome, Mozilla dan Opera.

Sehubungan dengan maraknya kasus pornografi maka terciptalah aplikasi ini. Menurut Yuandri, komputer yang sudah terpasang aplikasi akan ada penanda sensor pada sisi kanan laman mesin pencari. Penanda sensor berupa logo IPA berwarna hijau hitam. Jika sudah terpasang, aplikasi akan bekerja secara otomatis. Bila terdapat teks atau gambar yang terindikasi pornografi akan tersensor otomatis.

“Kalau aplikasi ini bekerja di mesin pencari, melakukan sensor terhadap konten-konten, baik berupa teks maupun gambar yang terindikasi pornografi. Saat ini, cakupannya sensor untuk teks masih 82 persen, sedangkan gambar 72 persen,” kata Ilham.

 

diharapkan dengan adanya aplikasi ini dapat mengurangi terjadinya kasus kasus pornografi dari beberapa faktor yang terjadi belakangan ini.

Author

Direktorat Kemahasiswaan IPB

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>