Mahasiswa IPB University Optimalkan Gapoktan melalui KKN T

mahasiswa-ipb-university-optimalkan-gapoktan-melalui-kkn-t-news

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) merupakan gabungan dari kelompok-kelompok tani yang memiliki fungsi sebagai wadah komunikasi bagi para petani untuk saling bertukar informasi.

Mahasiswa IPB University yang sedang mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB 2019 di Desa Neglasari, Dramaga, Bogor mengoptimalkan Gapoktan, Kamis (25/7). Kegiatan terdiri atas pemaparan permasalahan irigasi dan solusi yang ditawarkan mahasiswa KKN-T, pelatihan kerjasama dalam kelompok tani, dan pelatihan pembuatan perangkap hama lanas pada tanaman ubi jalar.

Berangkat dari permasalahan kurangnya partisipasi petani dalam kegiatan Gapoktan, mahasiswa KKN-T melakukan wawancara kepada beberapa petani untuk mengetahui pendapat mereka mengenai permasalahan dalam kelompok tani yang mereka rasakan. Selain itu, solusi yang ditawarkan oleh mahasiswa adalah rancangan program bersama anggota Gapoktan dengan tujuan meningkatkan fungsi organisasi dan dinamika kelompok tani. Harapannya permasalahan pertanian di Desa Neglasari nantinya menjadi lebih mudah diselesaikan secara bersama dan anggota Gapoktan lebih sigap dalam menghadapi perubahan yang semakin cepat akibat perkembangan teknologi.

Permasalahan irigasi menjadi salah satu penghambat kerja petani dalam meningkatkan hasil panen. Oleh karena itu, mahasiswa KKN-T memberikan alternatif solusi berdasarkan hasil observasi lapang yang telah dilakukan mengenai kondisi saluran irigasi yang telah rusak. Solusi yang ditawarkan yakni irigasi pipa, irigasi pompa, hingga metode pertanian terpadu berupa pembuatan embung yang dikombinasikan dengan budidaya ikan agar dapat sekaligus dimanfaatkan sebagai wadah penampung air yang dapat digunakan untuk lahan seluas satu hektar.

Pelatihan kerjasama dalam kelompok dipandu  Ir. Mirtarti, M.Si dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University. Kegiatan dikemas dalam bentuk permainan sederhana yang membuat para petani menjadi lebih antusias dalam mengikuti pelatihan.

Pembuatan perangkap lanas disampaikan oleh wakil mahasiswa KKN-T dari Fakultas Pertanian. Penyampaian dilakukan bersamaan dengan praktik langsung mengenai pembuatan perangkap lanas oleh para petani ubi jalar yang hadir. Pelatihan ini diharapkan dapat membantu petani untuk memberantas jumlah hama lanas sehingga dapat meningkatkan hasil panen ubi jalar.

Pembuatan perangkap lanas juga memanfaatkan sampah botol plastik yang sekaligus merupakan upaya untuk mengurangi jumlah limbah plastik di Desa Neglasari.

source : ipb.ac.id

Leave us a Comment